Ulang Tahun yang Manis

Tanggal inilah saya lahir. Tanggal ganjil yang merupakan tanggal keberuntungan sekaligus tanggal duka bagi saya. Sebenarnya bagi saya tidak ada yang spesial di tanggal ini, karena memang tidak membuat saya merasa spesial olehnya. Bagi saya ini adalah tanggal yang membuat umur saya semakin pendek. Tahun ini merupakan tahun tersulit bagi saya, saya benar2 diuji dengan ujian yang begitu berat, hingga detik ini pun tidak berubah. Sehari sebelum tanggal ini muncul, ada beberapa hal yang saya rasakan, suka dan duku. Oke, kita mulai dukanya dulu. Beberapa hari sebelum saya ulangtahun banyaks ekali cobaan yang saya rasakan. Mulai dari gak jadi ikut KKn karena gak ada uang dan harus mencari uang untuk membayar uang kuliah, jadi saya harus memilih salah satu. Saya dapat kabar bahwa ada beasiswa khusus, tapi karena saya sendiri (tidak ditemani sang pacar) membuat saya kalang kabut mengurusnya dan akhirnya sia-sia. pokoknya banyak hal yang membuat saya bingung, sedih, nangis, pasrah dan kecewa. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya bertahan untuk tegar, kekasih saya dan pembimbing akademik saya. Mereka berdualah yang membuat saya jadi untuk ikut KKN. Mungkin kalau tidak ada mereka, saya tidak akan ikut KKN. Tanggal 8 Juli, Eka pranata menemani saya mengurus banyak surat untuk mendapatkan beasiswa yang bisa membayar kuliah saya semester ini, kami sibuk bolak balik meminta tanda tangan dari jurusan ke gedung rektorat, sampai2 baju yang kami kenakan basah kuyub mengingat UNAND sangat panas. Ditambah lagi saya dibantu oleh pembimbing akademik saya dan membuat saya semakin semangat untuk KKn, beliau memang yang terbaik. Saat saya susah, beliau selalu ada. Saya mungkin muris durhaka :( . Ada lagi, saya juga mendapat uang tambahan dari orang yang pasang behel gigi. Lumayanklah, bisa nambah uang KKN. Tapi semuanya belum cukup, masih jauh dari cukup. Tapi saya tidak boleh mengeluh, harus semangat! Yang penting saya bisa berangkat, teman-teman KKn saya juga sangat baik dan kompak, mereka tidak membiarkan saya tidak ikut KKN. Mereka ingin saya pergi dan akan membantu saya di sana. Kekasih tercinta yang siap menolong kpaan saja, apabila saya kekurangan di sana, dia akan menbantu saya, saya percaya dengannya. Sungguh. :) . Orang tua? tak sedikitpun dia memberi saya uang, jangankan 1 juta, 1 perak pun tak ada mereka kasih, hanya bisa menciptakan saya, tapi membuang saya seperti ini. Saya sedih, menangis dan tidak tahu mau mengadu kemana. Tapi saya tidak bisa lemah, saya harus kuat dan berani mengahadapi tantangan yang lebih sulit. Saya berharap di umur yang cukup matang ini tidak ada main-main lagi. Harus serius kuliah, bekerja dan pacaran. Hahahaa.

Saya berharap di hari tua ini menjadi pribadi yang lebih baik, lebih tegar, lebih cantik, lebih setia, tidak cengeng lagi, mendapat proyek lagi, tidak kekurangan uang, cepat tamat wisuda, selalu sehat dan spesial sekali selalu awet dengan kekasih tercinta, menikah dengannya dan menikmati banyak memory hingga tua nanti. Sekali ini saya merasa benar-benar bahagia dengan seseorang. Semoga selalu dan selalu. Amin.

Kekasihku Yang Terbaik.. :)

Eka Pranata >>>>>>> Your the best. i Love u.

Dua hari lagi. Pertama-tama, saya sangat ingin ikut bersama mereka dan memulai cerita baru dengan orang-orang baru saya kenal. Tapi setelah pertengahan hari, saya seakan tidak ingin untuk pergi dengan mereka, bukan karena saya tak suka mereka atau daerah yang akan saya tempati. Tapi saya tidak punya persiapan apapun untuk berangkat ke sana. Ditambah lagi dengan biaya kuliah yang harus segera dibayar. Kemana saya harus mencari uang sebanyak itu? Keluarga? Tidak, mereka hanya ingin saya menderita dari dulu hingga kini. Orang tua? Mereka sibuk dengan anak dan pangan mereka masing-masing. Teman? Tidak mungkin, mereka juga bergantung kepada keluarga dan saya bersyukur bisa mendapatkan teman seperti mereka. Lalu kepada siapa saya harus mengadu dan bersedih? Pacar saya! Ya, mungkin teman2 tidak begitu yakin bahwa seorang pacar/kekasih mau bersusah payah membantu kita untuk tetap berdiri tegak, bahkan mau menjadi pendopang hidup kita. Tapi itulah yang terjadi kepada saya. Dialah tempat saya mengadu dan menyandarkan diri. Dialah yang selalu ada di saat saya sangat butuh akan sosok seperti dia. Dia yang terbaik dalam hidup saya.

Tadi pagi dia menemani saya untuk mengurus semuanya, memberi saya semangat untuk bisa pergi KKN (kuliah kerja nyata). Membantu saya dalam setiap permasalahan. Saya senang, saya gembira di dekatnya. Takkan pernah saya lepaskan dia dari dekapan saya. Saya beruntung sekali. Meskipun dia suka marah-marah atau becaruk dan banyak teman saya yang menganggap kalau dia pria kasar, tapi saya tak pernah berpikir seperti itu. Saya yang tahu isi hatinya dan saya juga yang tahu betapa dia begitu mencintai saya apa adanya. Meskipun kami memiliki banyak perbedaan, seperti Ras, kedudukan dan adat yang berbeda. Tapi kami seperti satu dan saling berpegang tangan. Saya mencintai dia apa adanya dan dia pun begitu. Dan sekarang, saya sangat bersemangat untuk ikut KKn meskipun hanya membawa sedikit uang yang mungkin tidak cukup, tapi dia memberi uang itu dengan ikhlas dan memberi saya senyuman terbaiknya.

Selain itu ada juga orang yang juga engerti akan keadaan saya, Beliau seorang dosen sekaligus Pembimbing Akademik saya, Ibu Yunarti yang telah memberi saya tenaga lebih untuk bisa berdiri lagi. Selalu ada saat saya membutuhkan banyak dorongan. Beliaulah dosen terbaik yang saya anggap seorang Ibu saya. Terima kasih, buk. :)

Semoga KKN besok menjadi cerita bersejarah dalam hidup saya dan tidak ada rasa menyesal atau sia-sia dalam setiap kegiatan yang saya lakukan. Semoga KKN saya sukses dengan program yang disukai masyarakat. Dan semoga kekasih ku Eka Pranata juga mengalami masa KKN yang menyenagkan di daerahnya. Amin.

Kemana Harus Mengadu?

HUff.!!! aku tidak tahu harus memulai dari apa. Aku takut. Mungkin aku gak bakal ikut KKN tahun ini dan bahkan gak ikut kuliah tahun den. Mungkin saya akan cuti kuliah. Saya bingung, mau bayar uang KKN dan uang kuliah pake apa? Buat ongkos dan makan aja tidak ada. Saya tidak punya tiang untuk bersandar. Tidak punya pekerjaan untuk mendapatkan uang untuk melanjutkan kuliah. Kemana saya harus mengadu? Kemana saya harus meminta tolong. Orangtua yang tidak mau membantu dan membiarkan saya hidup seperti ini. Saya sedih, saya bingung dan sangat tertekan. Sedangkan hari keberangkatan KKN saya tinggal 2 minggu lagi, tapi sepersenpun saya tidak punya uang. Ditambah lagi saya harus membayar uang kuliah. Mungkin lebih baik saya cuti dan mencari pekerjaan untuk bisa menyambung hidup. Selama ini saya selalu berjuang untuk bisa kuliah dan menyambung hidup Tapi cobaan kali ini terlalu berat dan terlalu membuat saya frustrasi. Saya hampir putus asa.

Hai, saya ikutan #WF2011, dukung ya! ini personal page saya

Hai, saya ikutan #WF2011, dukung ya! ini personal page saya.

 

cukup buka link ini.. trus like langsung ya

thanks

Survei KKN ke Lansek Kadok, Pasaman Timur

Survei lokasi KKN bersama teman2 dan DPL ..

Kemarin (20/6/11) merupakan hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan bagi saya. Kami semua yang mendapat lokasi KKN di Rao selatang memulai survei awal ke sana dengan 3 travel. Kami dari Nagari lansek kadok merental 2 travel. Cukup banyak memang karena kami sangat antusias melihat lokasi yang akan kami kunjungi selama 32 hari nanti. Wuih, perjalanan dimulai apda pukul 7.30 pagi da sampai pukul 2 siang. Perjalanan berkisar sekitar 6 jam an. kami melewati bukitting, palupuah, bonjol, lubuk sikaping, panti, dan akhinya sampai juga di daerah [erbatasan Sumbar Medan tersebut. Lansek kadok kaya akan perikanan, ikan-ikan bertebaran di setiap koam dan memiliki pondok kecil di tengahnya. Di dalam pondok itu kita bisa santai sambil memberi makan ikan. Selain itu mereka juga penghasil kakao dan karet, kami melihat ladang karet dan kakao yang bertebaran dimana-mana. Saya juga melihat sawah-sawah yang piringnya sangat kecil dan bahkan tidak memiliki pematang, tapi hanya batas antara piring satu dengan yang lain. Namun itu bukan penghasilan utama mereka, karena tanah di sana berasal dari rawa dan memilki tingkat asam yang tinggi, jadi sulit untuk bertani. Meskipun cuaca di sana sangat panas dibanding padang, namun pada malam harinya cuaca di sana lebih dingin dari padang. Kami yang ikut berjumlah 12 orang (dari 20 orang) cepat menjadi lebih dekat satu sama lain. Kami bcanda, tertawa, tersenyum, dan akan segera memulai petualangan baru di sana. Survei kemarin memang cukup melelahkan, ditambah lagi ada beberapa teman saya yang muntah-muntah karena keadaan jalan yang melebihi kelok 9 di pekan baru. Kelokan yang membuat mereka mabuk berat, hahahaa. Tapi kami tetap tersenyum meskipun kami baru mengenal satu sama lain. Perbedaan fakultas dan jurusan membuat kami saling melengkapi satu sama lain. Perjalanan pulang cukup melelahkan, karena mungkin stamina kami sudah dikuras selama berada di sana. Lansek kadok yang kebanyakan dari mereka mereka adalah orang tapanuli atau Batak dan ada juga yang berasal dari minang. Semua masyarakat meskipun memiliki ras dan agama yang berbeda, tapi mereka sepertinya tidak pernah memiliki konflik tentang ras atau agama. hidup akur dan saling menghormati itu yang penting. mungkin saya akan betah di sini. Sesampai di padang pada pukul 11.30 malam dan saya bingung mau pulang ke rumah pakai apa. Untunglah Pak boy (sopir travel) mau mengantarkan kami satu persatu, meskipun hanya di simpang rumah. Terima kasih pak Boy. Buat temen-temen KKN, semoga kita kompak selalu ya. Aku bahagia bisa mengenal kalian. hehehe

KKN (Kuliah kerja Nyata) dan segala Kerisauan saya..

Hufff!!!! Saya harus melepaskan nafas terlebih dahulu sebelum meluapkan semua emosi yang memuncak di hidung saya. Saya tidak tahu apakah saya harus senang, sedih, haru, menangis, berteriak atau mungkin saya harus bersemedi di sebelah Budha untuk merenungkan semuanya. Semua ini terkait dengan KKN!! Jangan kira KKN dalam areti korupsi… tapi Kuliah kerja Nyata yang dilakukan mahasiswa Universitas negeri di seluruh Indonesia, di padang sendiri adalah Universitas andalas Padang. Dimana kami para mahasiswa yang smata kuliahnya sudah selbih dari 100 sks atau yang semester 6 wajib untuk mengikuti kegiatan ini selama sebulan lebih di pelosok desa-desa di Sumatera barat. Saya yang berharap tidak ingin dapat lokasi panmas, akhirnya harus mendekam di Pasaman Timur, Rao Selatan Nagari Lansek Kadok, Huaaaaaa!!!!!! Saya tidak tahu harus bagaimana, saya termakan benci dan akhirnya kebencian itu yang membawa saya ke sana. Saya bukannya takut untuk ke sana karena tempatnya jauh atau di sana panas, tapi biayanya itu loh!!!! Kemana saya harus mencari uang untuk memenuhi biaya hidup di sana?? untuk bayar uang kuliah besok aja saya tidak ada. Dan sekarang saya benar-benar stress dan tak tahu harus cari uang kemana? Saya sendirian di padang ini, saya pusing. Proyek dari dosen pun sangat sepi dan saya bisa mendapatkan uang hanya dari proyek dosen tersebut. KKn yang memiliki banyak sekali tetek bengek saat sekarang ini membuat saya sangat risau, yaitu tidak boleh pulang selama sebulan lebih kecuali kalau keadaan mendesak, itupun harus pakai tanda tangan DPL dan wali nagari setempat. Harus memilki program kerja yang akurat dan tidak mendapatkan libur setelah KKN (karena orang mulai kuliah tanggal 8 Agustus, sedangkan kami pulang KKN tanggal 13 Agustus). Bagaimana ini? saya harus cari uang untuk uang kuliah dimana? Sedangkan saya akan terpenjara di sana selama sebulan lebih, tentu saya tidak bisa mencari penghasilan lebih untuk uang kuliah saya. Tadi saya juga mengikuti ujian untuk KKN an bertemu dengan DPL dan teman-teman yang berbeda fakultas tapi satu lokasi KKn dengan saya. Suasana cukup tenang dan teman-teman dari fakultas lain pun ramah-ramah. Saya berharap kami semua bisa bekerja sama di sana dan tidak terpecah belah. Amin. Pacar saya sangat beruntung kasrena dapat lokasi yang tidak begitu jauh, yaitu di Kubung, Solok. Tapi saya lebih beruntung lagi karena mendapat tempat yang begitu terpelodok dan pasti memiliki nilai budaya yang kental dan masyarakatnya yang kooperatif. Tapi yang saya permasalahkan sekarang adalah, Money… money… dan money… Tuhan, berilah aku zejeki sebelum berangkat KKn Tuhan. amin.

SELAMAT BERJUANG UNTUK ANAK-ANAK KKN 2011 UNIVERSITAS ANDALAS PADANG. SEMOGA KITA MENJADI MAHASISWA YANG INTELEK, KREATIF, INOVATIF, kooperatif DAN MAMPU BERADAPTASI DENGAN MASYARAKAT. JANGAN SOMBONG DI SANA YA.. HEHEHE

Pedagang Kaki Lima Di kota Padang

Pasar Raya Padang

Pedagang kaki lima merupakan salah satu sumber panghasilan utama di Indonesia khususnya di sumatera barat yang membantu pertumbuhan ekonomi Negara dan masyarakat, namun juga merupakan penyandang masalah social yang permanent dan tidak akan pernah selesai. Aksi kericuhan dengan pemerintah pasti melibatkan PKL.
Menurut PERDA nomor 11 tahun 2005 pasal 1 mengatakan bahwa PKL adalah orang atau perorangan yang ada dalam usahanya menggunakan sarana dan prasarana atau perlengkapanyang mudah dibongkar pasang baik yang menetap maupun tidak, menggunakan sebahagian atau seluruhnya tempat untuk kepentingan umum yang tidak diperuntukkan bagi tempat usaha atau berjualan.
Sebenarnya Perda sudah menyediakan tempat untuk para PKL, namun banyak juga yang melanggar aturan dalam berjualan karena setiap jalan memiliki aturan yang harus dipatuhi. Namun pemerintah kota padang memberi sedikit kelonggaran mengingat adanya musibah gempa yang menyebabkan masyarakat kehilangan pekerjaan dan akhirnya memilih untuk berjualan atau berdagang seadanya di pasar. Dulu semua pdagang PKl memiliki izin dan terdata di dalam dinas pasar, tapi setelah gempa banyak pedagang baru yang mengais rezeki dengan berdagang dan hal ini menyebabkan jalan menjadi macet dan penuh. Namun meskipun mereka tidak memiliki identitas resmi (terdata) tapi dinas pasar memberi izin untuk mereka bias berjualan.
Sebenarnya PKl itu boleh berada di lingkungan pasar dan ditempatkan di sebuah wilayah yang tidak terlalu dekat dengan jalan. Karena setiap jalan memiliki kelas-kelas, seperti kelas A yang merupakan lintas sumatera, kelas B jalan besar kota dan kelas C yang disebut dengan jalan Provinsi. Nah, jalan kelas C atau jalan provinsi memiliki aturan tersendiri yang harus dipatuhi. Seperti yang kita lihat pada jalan yang berada di sebelah Matahari lama sampai permindo, itu adalah jalan kelas provinsi yang amna pedagang sebenarnya tidak boleh berjualan karena akan menyebabkan macet dan penuh. Tapi pemerintah mengizinkan mereka berjualan karena mereka beralasan tidak memiliki perkejaan karena gempa.
Pedagang kaki lima juga memiliki jam-jam tertentu dalam berjualan. Biasannya pedagang kaki lima berjualan dari pagi hingga sore dan barangnya habis terjual hari itu juga. Tapi pedagang yang berjualan pada malam hari bukanlah pedagang kaki lima. Banyaknya pedagang yang berjualan di pasar karena disitulah pusat tempat masyarakat ramai berjalan dan membeli, namun jalan semakin sempit, sedangkan pasar itu sendiri tidak memiliki perkembangan sama sekali sehingga macet dimana-mana.

PKL memiliki tata tertib dalam Perda no 11 tahun 2005 pasal 8 yang menyatakan:

- PKL dilarang membuka usaha dan berjualan di luar tempat khusus diperuntukkan untuk itu.
- PKL dilarang meninggalkan geroak, meja, kursi dan peralatan berdagang lainnya di tempat berjualan setelah selesai berdagang.
- Tempat khusus sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini ditetapkan oleh walikota.

Sebenarnya PKL yang terdata memilki banyak keuntungan nantinya. Karena apabila ada bantuan dari dinas koperasi, maka yang berhak dapat adalah pedagang kaki lima. Namun banyak PKl yangtakut untuk didata oleh dinas pasar, karena mereka selalu beranggapan bahwa tempat dagangan mereka akan digusur. Pola piker masyarakat membuat semuanya menjadi rumit dan salah paham, sehingga terjadi banyak demo dan masalah di tengah pasar. Sebenarnya PKl yang selalu kena gusur itu adalah PKL yang tidak selalu menetap di sana, kadang mereka berjualan dan kadang tidak, sehingga dinas pasar menjadi kesulita mendata mereka. Sebab di pasar tidak hanya ada dinas pasar, tapi juga ada Sat Pol PP dan LAJ, sat pol pp yang menertibkan membuat masyarakat merasa tergusur, padahal kalau mereka terdata, hal itu tidak akan terjadi.
Sebenarnya PKL sudah diberikan tempat untuk berjualan, namun ada juga yang melanggar. Saat ini Perda sudah menyediakan ruko-ruko kecil untuk para PKL dan dala waktu dekat akan diresmikan. Ruko-ruko itu berada di dekat iam bonjol, lapangan upacara dan lapangan Matahari. Dulu sudah ada yang berjualan di sana, namun banyak yang pindah dan lebih memilih berjualan di belakang padang teater. PKL yang terdata hanya membayar uang operasional kebersihan dan dan tidak ada dipungut biaya lainnya, tapi banyak yang tidak mau didata dan memilih untuk berdagang tanpa izin.

Pasang Behel/ kawat gigi Murah

Hai teman-teman yang memiliki gigi yang kurang menarik, dan pengen banget ngerapiin gigimu, tapi biaya behel yang mahal banget. Kalau ke dokter gigi bisa ngebasisin uang 6 juta untuk sepasang behel. Saat sekarang ini penampilan memang harus dijaga agar timbulnya rasa percaya diri. Nah, buat temen2 yang tinggal di daerah kota padang, gak usah bingung mau pasang behel dimana karena di tempat saya pasangnya behelnya gak sampai ngeluarin duit 1,5 juta untuk sepasang behel. Untuk temen yang pengen pasang beheh di atas aja atau di bawah aja, cuma ngeluarin uang 600 – 700 ribu aja. Semua sudah lengkap dengan braket, kawat dan karetnya.. langsung dipasangin oleh para ahli. So, jangan ragu lagi, hubungi saya untuk memasang behel ke 085274263804 atas nama Yulisa Farma/ Icha.

Thanks

Anak Kucing saya Sedang Pasrah….

Inilah kegiatan saya selama di rumah. becanda dengan seekor anak kucing saya di rumah. Namanya si putih (warnanya putih). Kelakuan anak kucing yang selalu membuat saya gemes dan tak tahan untuk tertawa. Hape saya selalu dipenuhi dengan foto dan videonya yang lucu. Si Putih sedang semangatnya menjadi anak-anak yang ceria dan selalu bergelut. Hal ini merupakan satu-satunya alasan membuat saya selalu betah di rumah. hehehee
Oke, ini salah satu video yang membuat saya tertawa..

Nah, Semoga bagi yang menyukai atau penyayang kucing bisa menonton video ini dan semakin sayang dengan kucing anda di rumah. Perlakukan mereka sebagaimana anda memperlakukan diri anda sendiri. Sayangi mereka sebagaimana anda menyayangi diri anda sendiri. Thanks…

Geisha Ala Cemonk

Hahahaha… saya mau ketawa dulu sebelum anda semua ketawa melihat foto saya yang ancur abis di sini. Begini ceritanya. Gak enak banget kan kalau kerjaan hanya tidur, makan, duduk, lihat kucing, ngenet dan bla bla bla… pasti membosankan dan sungguh sangat memuakkan. Jadi saya punya kepikiran untuk motret-motret diri sendiri tanpa bantuan fotografer dan yang terpikir oleh saya bukan motret apa-apa, melainkan ingat film Memoirs of Geisha yang keren abis. Di sana saya melihat dandanan para geishanya sangat norak dan tebal, tapi terlihat anggun dan cantik. Mulai dari bedaknya yang super tebal, lipstiknya yang merah menyala dan bajunya yang berlapis lapis. Gila, pasti bakal banyak uang keluarnya tuh. So, saya tertarik aja berdandan ala Geisha tersebut (What!!??!!**) dan hasilnya, bukannya mirip Geisha, malah cemong-cemong seperti Geisha yang habis masaka di dapur pake api kayu …. hahahahahaa.

Nah, ini beberapa foto yang berhasil saya dapatkan selama saya menjadi si Cemong Ala Geisha (jangan ketawa, Pliss###):

Saya tidak tahu apakah ini bagus atau sudah hancurr.. hahahaa

Apakah ini menantang? menurut saya biasa saja... :)

Saya suka dengan foto yang satu ini...

Norakkkk!!!! hahahhaa

Sedikit menantang... hihihihi

Jangan berpikiran negatif ya tentang saya, ini hanya perfotoan malapraktek yang saya buat sendiri tanpa ikut campur tangan atau campur kaki siapapu. Hanya ingin mengenbangkan bakat seni dalam bidang fotografer dan desain grafis… dan buat semua ngakak lihat keberanian saya dalam berfoto tertantang kamera seperti ini… hehehehee

Previous Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.